Gelar Mukercab, Ketua DPC PKB Subang Zaenal Mutaqin Sampaikan Tiga Perjuangan Strategis

 

Subang – Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Subang akan fokus melakukan kerja partai di tiga isu strategis. Tiga isu tersebut yaitu, guru ngaji, lembaga pendidikan, dan pondok pesantren.

Hal ini disampaikan Ketua DPC PKB Subang Zaenal Mutaqin dalam Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) yang juga dihadiri Anggota DPR RI KH. Maman Immanulhaq dan Ketua PCNU Subang KH. Satibi di Kantor PKB Subang, Jum’at (02/04/2021).

“DPC PKB Subang akan berfokus melakukan garapan kerja-kerja partai berkaitan dengan guru ngaji, lembaga pendidikan, dan pondok pesantren. Kita menyadari tigal hal ini merupakan pondasi untul menciptakan SDM unggul dalam pembangunan nasional,” kata Zaenal Mutaqin saat menyampaikan sambutannya.

Dalam Mukercab ini Zaenal menyampaikan DPC PKB Subang dibawah kepemimpinannya mengusung platform Gotong Royong Melayani Ummat, melalui platform ini PKB Subang bertekad untuk terus solid dalam mengabdikan diri untuk melayani kepentingan masyarakat.

Kendati demikian platform ini tidak hanya sekedar slogan semata tetapi menjadi tekad bersama yang direalisasikan dalam setiap langkah aktivitas partai.

“Kami berharap sinergi dan gotong royong melayani umat bukan hanya slogan, tapi harus direalisasikan,” ujarnya.

Zaenal memastikan dalam kepengurusan DPC PKB Subang saat ini tidak ada istilah kaum muda dan kaum tua, karena seluruh kader dan pengurus memiliki tujuan dan cita-cita yang sama dalam perjuangan PKB.

“Bahwa PKB lahir untuk kepentingan santri, untuk kepentingan umat. Satu-satunya partai yang punya mabda siyasi adalah PKB, jadi PKB merupakan jembatan untuk kita berjuang,” paparnya.

Ditengah arus perkembangan zaman yang sangat cepat ini, dia mengaku perjuangan PKB Subang akan cukup berat, namun hal ini bukanlah halangan berarti apabila PKB Subang mampu terus beradaptasi disegala zaman.

Lima tahun ke depan, dalam kepengurusannya dia ingin PKB Subang dapat mengukir sejarah, dalam perjuangan secara legislasi dan kebijakan yang dapat dirasakan langsung.

Tentunya perjuangan legislasi dan kebijakan ini berkaitan dengan isu strategis PKB Subang, seperti Perda Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren atau Perda Pesantren.

“Kita telah mengetahui bahwa di Provinsi sudah ada Perda Pesantren, tentunya kita juga perlu mendorong hal yang sama untuk dibuat ditingkatan Kabupaten. Perjuangan legislasi seperti inilah yang kita harapkan kedepannya,” ujarnya

Selain itu, Zaenal juga berharap di Kabupaten Subang agar segera ada kajian mengenai persoalan pemekaran desa.

“Dengan pemekaran desa pertama dapat mempercepat pembangunan desa, mempermudah pelayan publik, dan untuk bisa menyerap anggaran dari Pemerintah Pusat, sebagaimana yang diamanatkan dalam UU Desa No 6 Tahun 2014 yang disitu termaktub setiap desa mendapat anggaran 1 milyar pertahunnya,” ungkapnya.

Terakhir berkaitan dengan banjir di Pantura, ia berharap segera ada penanganan yang tepat dan cepat sehingga banjir tahunan ini tidak kembali terulang.